Ternyata, Pemudik Naik Pesawat Lebaran Ini Diramal ‘Meledak’

Calon penumpang mengantri check-in tiketin di Terminal 3 Bandara Soetta, Jakarta, Kamis, (28/4/2022). Empat hari jelang hari raya Idul Fitri, Bandara Soekarno Hatta dipadati pemudik sejak pagi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jumlah pemudik yang menggunakan pesawat terbang diperkirakan melonjak pada musim mudik Lebaran tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Bahkan sudah menyamai level ketika sebelum pandemi.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan, prediksi traffic pesawat pada H-10 sampai dengan H+10 mencapai 36 ribu pergerakan pesawat. Angka itu naik 11% dari tahun sebelumnya dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 5,25 juta orang atau naik 25% dari angkutan Lebaran 2022.

“Dengan data ini kami memperkirakan situasi sudah menyamai angkutan lebaran 2019,” kata Awaluddin saat Rapat Dengar Pendapat BUMN Logistik dan Infrastruktur dengan Komisi VI DPR RI, Senin (10/4/2023).

Dia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-1 Lebaran untuk angkutan udara dengan 1.861 penerbangan dari penumpang 263 ribu pax.

Perhitungan ini berdasarkan total peningkatan jumlah pemudik pada tahun ini yang mencapai 123 juta orang, juga formulasi hitungan perhitungan pada 20 bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

Adapun beberapa maskapai juga sudah mengajukan penerbangan tambahan ke Angkasa Pura II sebanyak 1.016.

Di mana 854 berasal dari penerbangan domestik dan 58 untuk penerbangan internasional.

Lonjakan extra flight ini tidak hanya terjadi di bandara Soekarno Hatta, tapi juga di Bandung, Pekanbaru, dan Palembang.

“Jadi memang disamping pergerakan merayakan cuti Lebaran – Idulfitri ke kampung halaman, tapi ada juga yang memanfaatkan untuk liburan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Angkasa I Faik Fahmi memperkirakan jumlah penumpang pada 15 bandara yang dikelola mencapai 3,3 juta orang.

“Diproyeksikan selama mudik akan terjadi lonjakan. dan kita punya skenario moderat, optimis dan pesimis. Di skenario moderat itu mencapai 3,3 juta penumpang,” katanya.

Selain itu penambahan extra flight yang pada bandara Angkasa Pura I mencapai 11 maskapai pada 7 bandara, sehingga menambah 1.155 penerbangan atau setara 207.900 tempat duduk di luar yang sudah terjadwal reguler.

Sementara Direktur Utama Airnav Indonesia Polana Pramesti memprediksi, untuk bandara Soekarno Hatta saja diperkirakan mencapai 1.150 – 1.250 pergerakan pesawat saat arus mudik. Di mana kondisi ini sudah menyamai ketika sebelum pandemi.

Sedangkan pada 8 April 2023 saja pergerakan di Soetta sudah mencapai 755, yaitu 569 dari rute domestik dan 186 rute internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*