IHSG Dibuka Rebound, Pelaku Pasar Mulai Optimis Lagi?

Karyawan melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kedua pekan ini, Selasa (21/3/23) dibuka menguat, naik tipis menjadi 6.614,52 atau terapresiasi 0,03%.

Pada pukul 09.03, indeks masih diperdagangkan di wilayah positif ke level 6.616,21 atau naik 0,06%. Perdagangan menunjukkan terdapat 280 saham menguat, 108 saham turun sementara 213 lainnya mendatar.

Perdagangan juga mencatatkan sebanyak 824 juta saham terlibat dengan nilai perdagangan baru mencapai Rp 320 miliar.

Pasar saham Indonesia (IHSG) diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen pada hari ini, di mana salah satunya adalah pergerakan bursa saham Wall Street yang kembali membaik pada hari Senin kemarin.

Mayoritas saham perbankan AS mengalami kenaikan setelah melalui pekan yang cukup volatil pada pekan lalu.

Meskipun demikian, saham First Republic Bank tetap menunjukkan penurunan setelah S&P Global memangkas peringkat mereka. Hal ini menunjukkan bahwa dampak dari krisis perbankan sebelumnya masih terasa.

Selama dua pekan terakhir, ketidakstabilan di sektor keuangan AS membuat pelaku pasar mengubah pandangannya dari sebelumnya memperkirakan The Fed akan kembali agresif menjadi lebih melunak.

Berdasarkan data CME Group terbaru, pelaku pasar melihat ada probabilitas sebesar 76% The Fed akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin (bp). Pasar kini hanya memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bp dari sebelumnya sebesar 50 bp.

Pelaku pasar akan memantau pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) kali ini, karena mereka berharap The Fed dapat makin melunak setelah krisis perbankan menghantui AS pada pekan lalu.

Selain itu, pelaku pasar juga akan memperhatikan upaya penyelamatan Credit Suisse di Swiss yang belum membuat saham mereka bangkit. Saham Credit Suisse masih anjlok 56% pada Senin kemarin.

Bank sentral utama, termasuk The Fed, ECB, BoE, BoJ, BoC, dan SNB berjanji untuk meningkatkan likuiditas pasar dan mendukung bank lain.

Dari dalam negeri, Rapat Paripurna DPR akan memutuskan hasil uji kelayakan Perry Warjiyo sebagai calon Gubernur BI, dan mengenai hasil perubahan Rancangan Undang-Undang tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*