Belajar dari Putin, Jokowi Tolak RI Pakai Visa & MasterCard

Asal Usul Jokowi Ogah RI Pakai Visa & Mastercard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan bahwa penerbit kartu kredit pemerintah tidak boleh dilakukan oleh asing. Alasannya adalah keamanan negara.

Menurutnya, hal ini ditetapkan setelah dirinya melihat peran Visa dan Mastercard yang turut memberikan sanksi terhadap Rusia ketika berkonflik dengan Ukraina. Saat itu, Visa dan MasterCard menutup layanannya di negara tersebut sehingga masyarakat Rusia tak bisa gunakan kartu kreditnya.

Ketika layanan ditangguhkan, warga Rusia yang memegang kartu kredit Visa dan MasterCard tidak bisa menggunakan kartu kreditnya di penjuru dunia.

Alhasil, tidak sedikit turis-turis Rusia di Indonesia yang terkena imbas. Turis-turis tersebut tidak bisa membayar hotelnya di Bali. Hal ini pun turut menjadi perhatian Bank Indonesia.

“Ingat waktu itu, turis Rusia¬†yang memang lagi banyak ke Bali tidak bisa bayar hotel dan harus diusir dari hotel karena kartu kreditnya tidak bisa dipakai,” ujar Direktur Eksekutif Departemen komunikasi BI Erwin Haryono saat ditemui di Yogyakarta, seperti dikutip Selasa (20/3/2023).

Layanan kartu kredit yang masih memanfaatkan prinsipal Asing ternyata tidak hanya berisiko digunakan sebagai alat tekan oleh negara lain, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi. Beban biaya yang ditanggung juga besar menguras cadangan devisa Tanah Air.

Tim riset CNBC Indonesia mencatat, setidaknya bank-bank menyediakan biaya sekitar US$ 2 miliar setiap tahunnya terhadap provider internasional seperti Visa dan Mastercard supaya layanan kartu kredit bisa dinikmati masyarakat Indonesia.

Besaran biaya ini pun turut menjadi perhatian Bank Indonesia. Biaya-biaya itu harus disetor oleh perbankan domestik ke perusahaan penyedia jasa itu untuk mendapat layanan seperti verifikasi data, sistem keamanan, hingga sistem lainnya untuk penyelesaian transaksinya.

“Itu ada biayanya, dan biayanya itu cukup mahal memang, yang kemudian dibebankan juga kepada konsumen kan, bank enggak akan mau,” kata Erwin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*